Skip to content
Selasa 27 Oktober 2026

WAKAPOLRI UCAPKAN SELAMAT, PERSONEL POLRI ANTARKAN SOFT TENNIS INDONESIA RAIH MEDALI DI ASIAN GAMES NAGOYA  

Redaksi September 20, 2026

Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, S.H., M.Hum., M.Si., M.M., menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi atas prestasi personel Polri yang turut memperkuat Tim Soft Tennis Indonesia hingga meraih medali pada Asian Games ke-20 di Nagoya, Jepang.

 

Tim Beregu Putra Soft Tennis Indonesia berhasil mempersembahkan medali perunggu bagi Merah Putih setelah melewati persaingan sejak fase grup hingga semifinal di Higashiyama Park Tennis Center, Nagoya, Minggu (20/9). Capaian tersebut menjadi medali ketiga bagi Kontingen Indonesia di Asian Games Nagoya 2026.

 

“Selamat atas raihan medali yang sangat berharga ini. Prestasi ini menjadi kebanggaan bagi Indonesia dan juga kebanggaan bagi Polri. Para personel Polri yang memperkuat tim telah menunjukkan semangat juang, disiplin, dan dedikasi dalam membawa nama Merah Putih di panggung Asia,” ujar Wakapolri dari Jakarta, Minggu (20/9).

 

Menurut Wakapolri, prestasi tersebut menunjukkan bahwa personel Polri dapat memberikan kontribusi bagi bangsa tidak hanya melalui tugas kepolisian, tetapi juga melalui prestasi di bidang olahraga.

 

Irjen Pol. Awal Dampingi Langsung Perjuangan Tim

 

Ketua Umum PP PESTI Irjen Pol. Dr. Awal Chairuddin, S.I.K., S.H., M.H., turut mendampingi langsung kontingen Soft Tennis Indonesia selama berlaga di Nagoya.

 

Indonesia tergabung di Grup B bersama Nepal dan Korea Selatan. Pada pertandingan perdana, Jumat (18/9), Tim Beregu Putra Indonesia langsung menunjukkan performa solid dengan menang 3-0 atas Nepal.

 

Ganda putra Tio Hutauruk/Fernando Sanger membuka kemenangan Indonesia dengan menundukkan pasangan Nepal 5-0. Poin berikutnya disumbangkan Bagus Pradewa yang menang 4-0 pada nomor tunggal putra.

 

Pada pertandingan kedua, Indonesia menghadapi Korea Selatan. Dalam pertandingan ketat tersebut, Indonesia kalah tipis 1-2. Namun, pasangan Tio Hutauruk/Fernando Sanger berhasil mengamankan satu kemenangan dengan skor 3-2. Hasil itu membawa Indonesia melaju ke perempat final sebagai runner-up Grup B.

 

Di babak perempat final yang berlangsung pada hari yang sama, Indonesia tampil meyakinkan dengan menyingkirkan India 2-0. Tio Hutauruk/Fernando Sanger kembali menyumbangkan kemenangan setelah mengalahkan pasangan India dengan skor 5-2. Kemenangan kemudian dikunci Bagus Angga Boedy Pradewa pada nomor tunggal putra.

 

Perjuangan Indonesia berlanjut ke semifinal pada Minggu (20/9). Menghadapi tuan rumah Jepang, Indonesia harus mengakui keunggulan lawan dengan skor 0-2. Hasil tersebut memastikan Tim Beregu Putra Soft Tennis Indonesia membawa pulang medali perunggu.

 

“Perjalanan tim sangat luar biasa. Saya mendampingi langsung perjuangan para atlet dari awal pertandingan hingga semifinal. Mereka menunjukkan semangat juang, disiplin, dan kekompakan yang luar biasa. Medali ini merupakan hasil kerja keras seluruh atlet, pelatih, official, serta dukungan berbagai pihak,” ujar Irjen Pol. Awal.

 

Terima Kasih atas Dukungan Penuh Polri

 

Irjen Pol. Awal juga menyampaikan terima kasih atas dukungan penuh Polri melalui Komite Olahraga Polri (KOP) yang turut mendukung kontingen Soft Tennis Indonesia dalam persiapan hingga bertanding di Asian Games Nagoya 2026.

 

“Terima kasih atas dukungan penuh Polri melalui Komite Olahraga Polri. Dukungan ini menjadi kekuatan dan motivasi bagi para atlet dalam menjalani persiapan hingga bertanding di Asian Games. Raihan medali ini merupakan buah dari kerja keras, disiplin, kekompakan, dan semangat juang seluruh atlet serta tim pelatih,” ujarnya.

 

Komite Olahraga Polri menjadi bagian dari upaya Polri dalam membina dan mengembangkan potensi personel di bidang olahraga, termasuk memberikan dukungan kepada personel yang berprestasi dan memperkuat kontingen Indonesia dalam kompetisi nasional maupun internasional.

 

Wakapolri mengapresiasi kontribusi personel Polri yang turut menjadi bagian dari perjuangan Tim Soft Tennis Indonesia di Nagoya.

 

“Ketika personel Polri tampil membawa nama Indonesia, mereka juga membawa semangat pengabdian dan kebanggaan institusi. Polri akan terus memberikan dukungan kepada personel yang berprestasi dan berkontribusi bagi bangsa melalui olahraga,” tegas Wakapolri.

 

Perjuangan Berlanjut di Nomor Perorangan

 

Setelah nomor beregu selesai, perjuangan Soft Tennis Indonesia belum berakhir. Para atlet akan kembali bertanding pada nomor tunggal putra dan putri, ganda putra dan putri, serta ganda campuran.

 

Wakapolri meminta para atlet menjadikan capaian medali beregu sebagai modal untuk menghadapi pertandingan selanjutnya.

 

“Perjuangan belum selesai. Jadikan pencapaian beregu ini sebagai modal kepercayaan diri yang besar. Fokus, berjuang tanpa lelah, dan dulang terus emas sebanyak-banyaknya di nomor perorangan di Nagoya tahun ini demi kehormatan bendera Merah Putih,” kata Wakapolri.

 

Kontingen Soft Tennis Indonesia diperkuat lima atlet putra, yakni Tio Juliando Hutauruk, Fernando Sanger, Bagus Angga Boedy Pradewa, Muhammad Reza Falevi, dan Rizky Zammy Febrian Laluyan, serta dua atlet putri, Siti Nur Arasy dan Allif Nafiiah.

 

Dengan capaian medali dari nomor beregu, Tim Soft Tennis Indonesia kini menatap nomor perorangan dengan semangat yang sama untuk kembali mengharumkan nama Indonesia di Asian Games Nagoya 2026.

(dfs)

Diteruskan Berita Terkait

Logo

Satresnarkoba Polres Batu Bara Ungkap Peredaran Sabu di Nibung Hangus, Seorang Perempuan Diamankan  Batu Bara – Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Batu Bara kembali berhasil mengungkap kasus dugaan tindak pidana peredaran narkotika jenis sabu di wilayah hukumnya. Dalam pengungkapan tersebut, seorang perempuan berinisial M (41) berhasil diamankan bersama sejumlah barang bukti yang diduga berkaitan dengan peredaran narkotika.   Kapolres Batu Bara AKBP Dony Satria Wicaksono, S.I.K., M.H., CPHR., CBA. menjelaskan, pengungkapan kasus tersebut berdasarkan Laporan Polisi Nomor: LP/A/178/VII/2026/SPKT Satresnarkoba/Polres Batu Bara/Polda Sumatera Utara, dengan lokasi penangkapan di Dusun IV, Desa Tali Air Permai, Kecamatan Nibung Hangus, Kabupaten Batu Bara, pada Jumat (31/7/2026) sekitar pukul 17.20 WIB.   Pengungkapan bermula dari informasi masyarakat yang menyebutkan adanya dugaan aktivitas peredaran narkotika di wilayah tersebut. Menindaklanjuti informasi tersebut, personel Satresnarkoba melakukan penyelidikan dan pengintaian hingga akhirnya berhasil mengamankan seorang perempuan yang sesuai dengan ciri-ciri yang diperoleh.   Saat dilakukan penggeledahan, petugas menemukan sejumlah barang bukti berupa 15 paket diduga narkotika jenis sabu dengan total berat bruto sekitar 7,69 gram, yang terdiri atas dua paket ukuran besar, lima paket ukuran sedang, dan delapan paket ukuran kecil. Selain itu, turut diamankan satu buah timbangan elektronik, satu pipet berbentuk sekop, dua bungkus plastik klip kosong, satu kemasan deodoran, satu tas, satu unit telepon genggam, serta uang tunai sebesar Rp200.000 yang diduga berkaitan dengan aktivitas peredaran narkotika.   Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, tersangka M mengakui bahwa barang bukti tersebut merupakan miliknya dan diduga akan diperjualbelikan di wilayah Desa Tali Air Permai, Kecamatan Nibung Hangus.   Selanjutnya, tersangka beserta seluruh barang bukti dibawa ke Kantor Satresnarkoba Polres Batu Bara untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut. Penyidik juga terus melakukan pengembangan guna mengungkap kemungkinan adanya jaringan lain yang terlibat dalam peredaran narkotika tersebut.   Atas perbuatannya, tersangka dipersangkakan melanggar ketentuan Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika sebagaimana telah disesuaikan dengan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana.   Polres Batu Bara menegaskan komitmennya untuk terus memberantas peredaran gelap narkotika hingga ke akar-akarnya. Kepolisian juga mengajak masyarakat agar tidak ragu memberikan informasi apabila mengetahui adanya penyalahgunaan maupun peredaran narkotika di lingkungan masing-masing sebagai bentuk partisipasi dalam mewujudkan Kabupaten Batu Bara yang aman, sehat, dan bebas dari narkoba.

Daerah
Share: